Namun berdasar survei yang digelar Indo Barometer, mayoritas responden masih menilai DKI Jakarta adalah kota yang layak sebagai ibukota negara. 86,6 Persen responden menyatakan DKI Jakarta masih layak untuk menjadi ibukota negara.Β
"Sementara 2,7 persen menilai DKI Jakarta sudah tidak layak menjadi ibukota negara. 10,7 Persen menjawab tidak tahu," ujar Direktur Riset Indo Barometer, M Yusuf Kosim.
Hal itu disampaikan dia dalam konferensi pers survei Indo Barometer soal banjir, macet, dan masalah Jakarta lainnya di Restoran Warung Daun, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (27/5/2012).
Nah berikut ini hasil survei tentang alasan responden setuju ibukota negara pindah ke daerah lain:
43,1 Persen responden beralasan penduduk Jakarta sudah padat
15,4 Persen responden beralasan supaya tidak macet
12,3 Persen responden beralasan agar ada pemerataan pembangunan
6,2 Persen responden beralasan agar ibukota lebih rapi
3,1 Persen responden beralasan agar kesejahteraan rakyat meningkat
1,5 Persen responden beralasan berpendapat Jakarta dijadikan kota bisnis saja
1,5 Persen responden menilai karena angka kriminalitas tinggi
15,4 Persen menjawab karena ada alasan lainnya
1,5 Persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Daerah mana yang dipilih sebagai ibukota pengganti Jakarta?
23,1 Persen publik Jakarta memilih Bogor sebagai ibukota negara
12,3 Persen responden memilih kota Kalimantan
9,2 Persen memilih kota di Sumatera
6,2 Persen memilih kota di Jawa Barat
6,2 Persen memilih Yogyakarta
4,6 Persen memilih Depok
4,6 Persen memilih Karawang
4,6 Persen memilih kota di Jateng
4,6 Persen memilih Bandung
3,1 Persen memilih Semarang
3,1 Persen memilih Tangerang
3,1 Persen memilih Surabaya
7,7 Persen memilih lainnya
7,7 Persen memilih tidak tahu/ tidak menjawab.
Pengumpulan data dilakukan Indo Barometer pada 15-20 Mei 2012 di seluruh DKI Jakarta. Survei dilakukan kepada 440 responden. Margin of error adalah plus minus 4,8 persen. Tingkat kepercayaan survei adalah 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner.
(vit/trw)











































