"Sudah dalam tahap demo, sudah dirancang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat berbincang, Sabtu (26/5/2012).
Nantinya bila panic button yang dipasang di tiap minimarket dan tersambung ke kantor polisi terdekat ini sukses, diharapkan seluruh minimarket bisa menerapkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait larangan minimarket beroperasi 24 jam seperti halnya di Depok, Rikwanto menyerahkannya ke Pemprov DKI. Wilayah itu masuk kewenangan Pemprov.
"Tentu yang utama minimarket bisa menjaga keamanannya. Bisa dicontoh apotik yang kalau sudah malam, menggunakan loket," tuturnya.
(ndr/mad)











































