Amrozi Cs Tidak Ikut Upacara dan Lomba Agustusan

Amrozi Cs Tidak Ikut Upacara dan Lomba Agustusan

- detikNews
Selasa, 17 Agu 2004 09:23 WIB
Badung - Sekitar 300 penghuni LP Kerobokan mengikuti upacara dan bergembira ria mengikuti lomba Agustusan. Namun tahanan bom Bali Amrozi cs tetap mendekam di sel.Mereka antara lain adalah terpidana mati Amrozi, Muklas dan Imam Samudera. Mereka hanya mendengar sorak-sorai teman-temannya yang mengikuti lomba balap karung, bakiak, lari engrang, maupun festival band.Imam Samudera tampak kerap menyembulkan kepala melewati terali besi. Dia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan wartawan asing. Tapi masih tetap dengan gaya khasnya, nyeleneh sambil cengengesan."Semua tahanan bom Bali tidak ada yang ikut upacara maupun lomba. Ini demi keamanan dan ketertiban. Kita khawatir kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Siapa tahu mereka provokatif dan membuat suasana keruh. Berdasarkan pengalaman sewaktu Lebaran tahun lalu, mereka membuat suasana provokatif kepada para tahanan lain."Demikian penjelasan Kalapas Kerobokoan Tulus Widjadjanto di LP Kerobokan, Badung, Bali, Selasa (17/8/2004).Upacara peringatan HUT ke-59 RI di LP Kerobokan dimulai pukul 07.00 WITA. Upacara dipimpin Gubernur Bali Dewa Made Beratha. Hadir juga Ketua DPRD Bali Ida Bagus Putu Wesnawa.Usai upacara, para penghuni LP Kerobokan mengikuti lomba balap karung, lari engrang, bakiak, dan festival band. Suasana LP pun hiruk pikuk dengan tawa dan teriakan para napi dan tahanan. Beberapa hari sebelumnya juga sudah dilakukan lomba pembacaan puisi, sepakbola, voli dan catur."Hari ini kita adakan lomba pada pagi hari, sebab kalau malam hari, mereka bisa-bisa kabur," seloroh Tulus.Meski keluarga para napi dan tahanan tidak datang berkunjung, mereka tampak riang gembira. Semua saling berinteraksi. Bahkan pada festival band, Kalapas, sipir dan petugas LP bergabung dengan para napi dan tahanan sebagai pemain drum, gitar, maupun vokalis.Sementara beberapa penghuni LP lainnya tampak saling berpelukan melepas teman-temannya yang mendapat remisi, maupun bebas. Ada 603 orang di LP Kerobokan, yang berstatus napi 399 orang, 204 tahanan. Napi yang mendapat remisi 357 orang. Sebanyak 14 orang di antaranya warga negara asing dan 6 pelaku bom Bali. Napi yang mendapat remisi 1-6 bulan 340 orang, sedangkan 22 orang lainnya bebas. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads