Pantauan detikcom, Aat keluar meninggalkan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (25/5/2012) sekitar pukul 18.15 WIB. Aat yang memakai batik, tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
Ia memilih langsung masuk ke mobil tahanan bernopol B 8638 WU dan membawanya ke Rutan Cipinang. Sebuah mobil yang berisi penyidik KPK pun membuntuti mobil tahanan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dokter jantung tadi menyarankan supaya dilakukan operasi, tapi karena kita menghormati KPK, saya minta tunggu dulu," beber Maqdir.
Maqdir menilai, banyak tersangka lain yang tidak juga ditahan oleh KPK. Bahkan dalam waktu yang sudah lama. Maqdir menduga ada tekanan dari mantan Pimpinan PT Krakatau Steel. "Ada orang dari KS, eks KS," tandasnya.
Dalam kasus ini, KPK sudah cukup banyak memeriksa saksi. Di antaranya adalah Dirut PT Krakatau Steel, Fazwar Bujang, Rabu (9/5) lalu. Fazwar saat itu ditanya soal proses pengadaan pelabuhan.
(mok/fdn)











































