PDIP Bantah Mega Enggan Debat Capres dengan SBY

PDIP Bantah Mega Enggan Debat Capres dengan SBY

- detikNews
Selasa, 17 Agu 2004 01:25 WIB
Jakarta - Tim kampanye Mega meminta KPU meniadakan debat capres, meski tetap ada dialog capres. Namun ditegaskan, permintaan itu bukan karena Mega enggan berdebat dengan SBY."Usulan tim kampanye capres Mega yang meminta agar KPU meniadakan debat capres bukan karena capres PDIP enggan berdebat dengan capres Partai Demokrat SBY. Tetapi semata-mata untuk memfokuskan kampanye tiga hari untuk penajaman visi, misi, dan program yang telah ditawarkan partai. Misalnya melalui pidato televisi dan radio yang akan disediakan KPU."Demikian disampaikan tokoh senior PDIP Amin Aryoso yang juga Wakil Ketua FPDIP DPR dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (17/8/2004) dinihari.Menurut dia, pelaksanaan kampanye Pilpres putaran dua tidak harus dengan debat capres. Sebab yang terpenting adalah kesungguhan dan kemampuan pasangan capres-cawapres untuk menyelenggarakan pemerintahan yang diinginkan rakyat."Pilpres tidak harus debat. Apalagi dalam kampanye yang dibatasi hanya program capres-cawapres dalam menghadapi tantangan bangsa lima tahun ke depan," ujar anggota Komisi II DPR ini.Menanggapi persoalan perlu tidaknya debat capres, Amin berpendapat, hal itu tidak boleh membuat keberlangsungan Pilpres putaran dua terganggu dan membuat suasana menjadi kurang nyaman di antara kedua kandidat.Sedangkan waktu kampanye tiga hari dinilainya sempit. Namun bisa diisi dengan kampanye yang sarat penajaman visi, misi, maupun program bidang ekonomi, politik, hukum, pemerintahan, keamanan, HAM, kesejahteraan rakyat, budaya, pendidikan, moral dan agama."Pidato televisi dan radio itulah capres bisa mengungkapkan penajaman visi, misi dan program yang ditawarkan kepada rakyat. Sehingga rakyat bisa memahami, dan dari situ, mereka bisa menentukan presiden pilihan sesuai dengan hati nuraninya," ujar Amin."Bagaimanapun, pembangunan yang sedang berjalan ke arah rel yang benar ini harus diteruskan, sesuai dengan yang diamanatkan Pembukaan UUD 1945, untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa," demikian Amin. (sss/)



Berita Terkait