"Diharapkan dapat mengurangi kemacetan sebesar 60 sampai 70 persen. Nanti akan dilakukan evaluasi setelah sepekan dilakukan penerapan itu," kata Kasubdit Dikyasa Dirlantas Polda Metro Jaya Kompol Nurul Megawati, di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/5/2012).
Dia mengatakan perubahan arus lalin di simpang Kuningan hanya diberlakukan pada jam kerja di pagi hari. "Dilakukan pada pagi hari saja, karena ini masih percobaan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalihan arus akan dilakukan di simpang Kuningan dari arah Semanggi menuju Pancoran. Kendaraan yang akan mengarah Pancoran harus melewati jembatan layang (fly over) Kuningan. "Sedangkan yang lewat bawah (di bawah fly over) hanya bisa boleh mengarah Mampang, dan Kuningan (Jl HR Rasuna Said)," kata Nurul.
Sementara bagi pengendara yang keluar dari arah Jalan Denpasar atau samping Balai Kartini, kendaraan harus belok kanan dan mengambil arah kiri di lampu lalu lintas Mampang.
Selain itu arus lalu lintas dari Tendean (Gedung Trans TV) tidak boleh memutar balik ke arah Jl Gatot Subroto, ruas Kuningan. Dengan demikian kendaraan dari Tendean yang ingin memutar arah ke Kuningan harus memutar di Jalan Warung Buncit.
(rvk/fdn)











































