Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas

Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas

- detikNews
Jumat, 25 Mei 2012 10:54 WIB
Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas
Jakarta - Komisi Pengawas (Komwas) Partai Demokrat langsung mengusut insiden penghadangan rombongan Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono di Bandara Sultan Baabullah, Ternate, Maluku Utara. Ketua DPD PD Malut, Thaib Armaiyn akan diminta keterangan atas insiden yang memaksa rombongan DPP keluar dari Ternate untuk melanjutkan kegiatan di Manado.

"Iya Komwas mengusut kasus penghadangan rombongan DPP kemarin. Komwas akan meminta keterangan," kata Ketua Komwas PD, TB Silalahi, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (25/5/2012).

TB mengatakan Wakil Ketua Komwas PD, Suadi Marasabessy telah berada di Ternate untuk melakukan pemeriksaan internal. Komwas mengumpulkan keterangan dan bukti soal dugaan pelanggaran etika internal yang diduga dilakukan Thaib dan pendukungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih mengusut. Daripada keliru, kami masih mengumpulkan keterangan karena anggota kami sudah di sana," imbuhnya.

Seperti diketahui aksi penghadangan terjadi saat rombongan Anas dan Ibas tiba di bandara, Kamis 24 Mei. Mendadak sekelompok orang yang diduga pendukung Thaib memaksa bertemu keduanya. Terjadi keributan namun berhasil dikendalikan.

Ketua DPP PD Ruhut Sitompul mengatakan, keributan terjadi karena pendukung Thaib menduga DPP berpihak pada salah satu calon dalam musyawarah daerah (Musda) pemilihan Ketua DPD PD Malut. Sementara Wakil Ketum PD Jhonny Allen Marbun menyebut aksi penghadangan di bandara merupakan ulah yang dilakukan karena Thaib khawatir kalah dalam Musda tersebut.

Menanggapi insiden ini, Ibas menegaskan partainya melakukan pengusutan untuk mengetahui pelaku dan motif di balik peristiwa ini. "DPP Demokrat akan segera menginvestigasi kejadian di Ternate. Bila terbukti mengarah pada satu konspirasi, tentu DPP Demokrat akan menegakkan disiplin organisasi sesuai dengan ketentuan partai," tegas Ibas.


(fdn/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads