Andi Mallarangeng Diperiksa 10 Jam di KPK

Andi Mallarangeng Diperiksa 10 Jam di KPK

- detikNews
Kamis, 24 Mei 2012 19:25 WIB
Jakarta - Andi Mallarangeng memang sudah cukup sering menjalani pemeriksaan di KPK atau di pengadilan negeri Tipikor. Namun pemeriksaan dalam kasus penyelidikan Hambalang hari ini merupakan yang terlama, 10 jam.

Andi pagi tadi datang di kantor KPK pukul 09.15 WIB. Mobil B 1705 RFS-nya dikawal oleh tiga mobil lain. Dan dia keluar kantor KPK pukul 19.12 WIB. Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berada di gedung KPK selama 10 jam kurang 3 menit.

Tadi pagi, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini langsung naik ke lantai tujuh, tempat ruang penyelidikan berada. Para pengawalnya menunggu di lantai dasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lamanya pemeriksaan Andi ini pun membuat sejumlah staf Kemenpora yang mengawal Andi mengeluh. "Wah lama nih yang sekarang, bisa sampai malam," ujar salah seorang staf.

Sebagai catatan, pemeriksaan Andi hari ini merupakan yang terlama. Sebelumnya ketika bersaksi di pengadilan maupun KPK, dia biasa pulang pada sore hari, atau hanya sekitar enam jam.

Andi memang seperti sudah akrab dengan Kuningan, tempat kantor KPK dan pengadilan Tipikor Jakarta berada. Total Andi sudah empat kali bersaksi di Kuningan, dengan rincian dua kali di kantor KPK sebagai saksi untuk Wafid Muharam dan Nazaruddin, serta sebagai saksi di pengadilan untuk terdakwa yang sama di kasus wisma atlet.

Dan angka pemanggilan Andi belum juga berhenti. Ketika Nazaruddin dan Wafid sudah divonis oleh pengadilan negeri Tipikor, KPK masih terus mengolah kasus yang berkaitan dengan anggaran di Kemenpora. Pada Kamis (24/5/2012) ini, giliran penyelidikan kasus pembangunan sport center Hambalang yang membuat Andi kembali dipanggil KPK.

Nama Andi disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus ini oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin serta sejumlah saksi lain di persidangan. Mereka menyebut rapat pembahasan proyek Hambalang dihadiri oleh Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Mahyudin dilakukan di ruangan Andi. Saat itu, Nazaruddin menyatakan kepada Andi bahwa sertifikat tanah untuk proyek Hambalang telah diselesaikan.

Akan tetapi, Andi Mallarangeng dengan tegas membantah terlibat. Dia menegaskan bahwa pertemuan dengan Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Mahyudin tidak spesifik membahas hal khusus seperti proyek Hambalang. Pertemuan itu hanya membahas program kementerian secara umum.

"Ya kalau itu sudah saya jelaskan. Lah memang ada pertemuan tapi sifatnya silaturahim, sifatnya menjelaskan program-program kementerian secara umum," jelas Andi di kantornya, Jl Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3).

(fjp/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads