Komisi I DPR menduga mobil Porsche Cayenne Turbo seharga Rp 3 miliar dengan pelat nomer TNI palsu. Karena dipastikan tidak ada mobil dinas TNI semewah itu.
"Yang pertama saya pastikan itu bukan mobil dinas karena mobil dinas pejabat TNI sudha ada standarnya dan tidak mungkin semewah itu. Itu jelas bukan mobil pribadi petinggi TNI. Tidak mungkin petinggi TNI akan menggunakan mobil seperti itu. Kalau toh keluarganya pengusaha tidak akan melakukan itu untuk gaya-gayaan,"kata anggota Komisi I DPR M Najib kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2012).
Karena itu dia menduga mobil mewah itu berplat palsu. Atau penyalahgunaan pelat nomor. Dia pun meminta agar Mabes TNI melakukan penyelidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya ada mobil Porsche Cayenne Turbo yang parkir di Bandara Soekarno-Hatta. Namun begitu melihat pelatnya, ternyata memakai mobil dinas tentara. Apakah pelat asli atau pelat palsu?
"Saat itu saya baru mendarat dari Yogyakarta di Bandara Soekarno Hatta, dan ketika sampai luar, banyak mobil pelat TNI di luar dan juga pengawal-pengawal, sepertinya sedang menunggu tamu atau siapalah. Dan mobil ini salah satu mobil yang parkir di luar," ujar pembaca detikcom, Pranistara, pengirim foto ini.
Dari penelusuran detikcom pelat nomor ini sepertinya merupakan pelat mobil pinjaman. Terlihat dari adanya lima angka awalan di depannya, dan menggunakan angka pertama 9. Angka 00 di akhiran nomor sendiri artinya berasal dari instansi TNI.
Porsche Cayenne Turbo sendiri merupakan SUV mewah berkapasitas di atas 4.000 cc. Untuk model terbarunya saja mencapai Rp 3,85 miliar sebelum pajak.
(van/ndr)
