Insiden Ibas & Anas di Ternate, Djoko: Kekerasan Ujungnya ke Polisi

Insiden Ibas & Anas di Ternate, Djoko: Kekerasan Ujungnya ke Polisi

Luhur Hertanto - detikNews
Kamis, 24 Mei 2012 16:58 WIB
Insiden Ibas & Anas di Ternate, Djoko: Kekerasan Ujungnya ke Polisi
Jakarta - Insiden kekerasan yang hampir menimpa Ketum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono sampai juga ke telinga Menko Polhukam Djoko Suyanto. Dia pun meminta agar tidak memakai kekerasan dalam demokrasi.

"Kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan ujungnya nantinya ke kepolisian dong," kata Djoko di Istana Negara, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Djoko menegaskan, ancam mengancam tidak boleh dilakukan. Jangan sampai ada kekerasan karena pemaksaan kehendak. Cara demokratis harus diutamakan.
 
"Kalau orang mengancam-ancam itu, kan nggak boleh. Kalau kamu digituin gimana?" jelas Djoko kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam negara demokrasi, dipersilakan menggunakan haknya untuk berbicara dan mengutarakan pendapat, bukan dengan kekerasan. "Melakukan tindakan kekerasan apapun penyebabnya, apapun soalnya, dalam negara demokrasi diberikan kebebasan untuk bicara, berdebat. Kenapa itu tidak dipakai?" tuturnya.

Ibas dan Anas harus bergegas meninggalkan Ternate, Maluku Utara. Keduanya hampir menjadi korban kekerasan karena amukan massa salah satu pendukung calon Ketua DPD Maluku Utara. Keduanya pun bergegas meninggalkan lokasi, padahal seharusnya membuka Musda.

(lh/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini