"Kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan ujungnya nantinya ke kepolisian dong," kata Djoko di Istana Negara, Jakarta, Kamis (24/5/2012).
Djoko menegaskan, ancam mengancam tidak boleh dilakukan. Jangan sampai ada kekerasan karena pemaksaan kehendak. Cara demokratis harus diutamakan.
"Kalau orang mengancam-ancam itu, kan nggak boleh. Kalau kamu digituin gimana?" jelas Djoko kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibas dan Anas harus bergegas meninggalkan Ternate, Maluku Utara. Keduanya hampir menjadi korban kekerasan karena amukan massa salah satu pendukung calon Ketua DPD Maluku Utara. Keduanya pun bergegas meninggalkan lokasi, padahal seharusnya membuka Musda.
(lh/ndr)










































