Boediono Singgung Banyaknya Kasus Kekerasan di Indonesia

Boediono Singgung Banyaknya Kasus Kekerasan di Indonesia

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 24 Mei 2012 16:18 WIB
Jakarta - Wakil Presiden, Boediono menyinggung soal banyaknya kasus kekerasan di Indonesia yang menjadi sorotan dunia internasional. Boediono juga melihat terjadi peningkatan intoleransi dan kasus ketidakadilan kepada raktyat kecil.

"Belakangan ini banyak kasus-kasus kekerasan yang menjadi sorotan, termasuk oleh dunia internasional, terutama terkait meningkatnya intoleransi dan kekerasan terhadap minoritas yang berbeda faham dan kepercayaan," ujar Boedino dalam sambutannya di Rakornas Menkum HAM di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2012).

Menurut Boediono, dirinya juga banyak melihat kasus-kasus ketidakadilan hukum yang dialami rakyat kecil. "Menjamin penghormatan terhadap HAM, termasuk menyelesaikan persoalan pelanggaran HAM masa lalu, terus meningkatkan ikhtiar pemberantasan korupsi dan melakukan percepatan dalam sisa waktu yang tersedia hingga Oktober 2014," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, Boediono meminta agar Forum yang menyangkut Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan dan Kepolisian yang ada makin diefektifkan.

"Akses terhadap keadilan (access to justice) kepada masyarakat kecil harus betul-betul dijamin," kata Boediono.

Dengan adanya Undang-undang Bantuan Hukum yang baru saja disahkan, maka Menkum HAM diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjamin bantuan hukum bagi kelompok miskin.

"Namun demikian, tentu prinsip dasar melakukan koordinasi tanpa intervensi tetap harus dijunjung tinggi," jelasnya.

Boediono mengingatkan,meski saat ini Indonesia telah diakui sebagai negara demokrasi ketiga di dunia dan dinilai satu-satunya negara yang 'fully free' di Asia Tenggara oleh Freedom House. Namun, dalam penegakan hukum masih banyak yang harus kita lakukan.

(tfq/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini