Tidak ada kata-kata yang dibagi oleh Menpora Andi Mallarangeng begitu tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia hanya melempar senyum sambil berjalan cepat masuk gedung KPK dan menemui penyidik kasus Hambalang.
Pantauan detikcom, Andi datang ke gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (24/5/2012) sekitar pukul 09.15 WIB. Dia datang dengan menumpang mobil dinasnya, Royal Saloon bernopol B 1705 RFS.
Saat datang, mobil Andi dikawal 3 mobil lainnya. Andi mengenakan batik putih bercorak bunga merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus Partai Demokrat itu akan diperiksa terkait penyelidikan kasus pembangunan sport center di Hambalang, Bogor. Surat pemanggilan Andi telah dilayangkan pada Selasa kemarin. Andi akan diperiksa mengenai pengadaan sport center yang dibangun dengan anggaran dari kementerian yang dipimpinnya.
"Dia akan dimintai keterangan terkait proses pengadaan sport center itu," tutur Jubir KPK Johan Budi, tadi pagi.
Nama Andi disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus ini oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin serta sejumlah saksi lain di persidangan. Mereka menyebut rapat pembahasan proyek Hambalang dihadiri oleh Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Mahyudin dilakukan di ruangan Andi. Saat itu, Nazaruddin menyatakan kepada Andi bahwa sertifikat tanah untuk proyek Hambalang telah diselesaikan.
Nazaruddin juga mengaku disuruh Anas Urbaningrum yang saat ini menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk mengurus sertifikat tanah proyek Hambalang. Menurut Nazaruddin, Anas saat itu bertanya siapa anggota Fraksi Partai Demokrat yang bisa membantu mengurus masalah tanah ini. Nazaruddin pun menjawab bahwa anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat, Ignatius Mulyono, bisa mengurusnya karena dekat dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto.
(/nrl)










































