Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan

Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan

- detikNews
Kamis, 24 Mei 2012 07:28 WIB
Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini Akrab dengan Kuningan
Jakarta - 21 April 2011, awal mula terkuaknya kasus-kasus Nazaruddin yang kini ditangani KPK. Ternyata hal itu juga berimbas langsung ke Menpora Andi Mallarangeng. Bagaimana tidak, sang menteri dalam setahun berkali-kali dipanggil untuk bersaksi baik di KPK maupun di pengadilan negeri Tipikor Jakarta.

Andi pun seperti sudah akrab dengan Kuningan, tempat kantor KPK dan pengadilan Tipikor Jakarta berada. Total Andi sudah empat kali bersaksi di Kuningan, dengan rincian dua kali di kantor KPK sebagai saksi untuk Wafid Muharam dan Nazaruddin, serta sebagai saksi di pengadilan untuk terdakwa yang sama di kasus wisma atlet.

Dan angka pemanggilan Andi belum juga berhenti. Ketika Nazaruddin dan Wafid sudah divonis oleh pengadilan negeri Tipikor, KPK masih terus mengolah kasus yang berkaitan dengan anggaran di Kemenpora. Pada Kamis (24/5/2012) ini, giliran penyelidikan kasus pembangunan sport center Hambalang yang membuat Andi kembali dipanggil KPK.

Nama Andi disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus ini oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin serta sejumlah saksi lain di persidangan. Mereka menyebut rapat pembahasan proyek Hambalang dihadiri oleh Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Mahyudin dilakukan di ruangan Andi. Saat itu, Nazaruddin menyatakan kepada Andi bahwa sertifikat tanah untuk proyek Hambalang telah diselesaikan.

Akan tetapi, Andi Mallarangeng dengan tegas membantah terlibat. Dia menegaskan bahwa pertemuan dengan Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Mahyudin tidak spesifik membahas hal khusus seperti proyek Hambalang. Pertemuan itu hanya membahas program kementerian secara umum.

"Ya kalau itu sudah saya jelaskan. Lah memang ada pertemuan tapi sifatnya silaturahim, sifatnya menjelaskan program-program kementerian secara umum," jelas Andi di kantornya, Jl Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3) silam.

(/mad)


Berita Terkait