Trotoar di Jalan Thamrin pun Masih Belum Bersih dari 'Pengganggu'

Trotoar di Jalan Thamrin pun Masih Belum Bersih dari 'Pengganggu'

Pandu Triyuda - detikNews
Rabu, 23 Mei 2012 13:14 WIB
Trotoar di Jalan Thamrin pun Masih Belum Bersih dari Pengganggu
Jakarta - Trotoar nyaman dan aman idaman setiap pejalan kaki. Bila menengok ke Singapura, trotoar adalah surga. Berkeliling kota dengan berjalan kaki pun akan menjadi pilihan di negeri jiran itu. Lalu bagaimana dengan Jakarta?

Sebagai perbandingan, sebut saja kawasan ruas Jl MH Thamrin di Jakarta. Kawasan jalan protokol ini bisa menjadi barometer bagi kenyamanan pejalan kaki. Nah, sayangnya kawasan ini belum steril. Masih banyak 'pengganggu di ruas jalan kebanggaan ibukota itu.

Pantauan detikcom, Rabu (23/5/2012) di sekitar kawasan Thamrin masih ada pedagang kaki lima dan juga kendaraan roda dua yang parkir. Pedagang kaki lima yang mangkal itu biasanya menggunakan sepeda atau gerobak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemandangan pedagang kaki lima mejeng di ruas trotoar Thamrin bisa dilihat setiap hari. Mulai dari trotoar di dekat Hotel Hyatt dan Wisma Nusantara, terus berjalan ke arah Medan Merdeka Barat, dijamin ada saja pedagang kaki lima atau pemotor yang mangkal.

Tak terasa, trotoar kawasan Thamrin yang berukuran lebar dan nyaman pun seolah agak berkurang 'sedapnya'. "Pemandangan agak terganggu," timpal Sumarno, seorang karyawan di salah satu perkantoran di kawasan Thamrin.

Namun dia mengamini, keberadaan pedagang itu membantu mereka yang memiliki uang pas-pasan. Boleh dibilang, jajanan di kawasan ini cukup mahal. Karenanya keberadaan pedagang kaki lima itu cukup membantu.

"Buat sopir-sopir mereka membantu. Biar bisa beli," jelas Sumarno.

Namun kiranya tetap saja, peraturan adalah peraturan. Apapun alasannya, trotoar harus steril dari 'pengganggu'. Hak pejalan kaki untuk berjalan dengan nyaman.

"Boleh dibilang di Jakarta ini, trotoar paling bagus ya di daerah Thamrin ini," seloroh Ishaq, seorang teknisi yang bekerja di Plaza Indonesia.

(ndr/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini