Tinggal 12 Jenazah Korban Sukhoi di Bandara Halim

Tinggal 12 Jenazah Korban Sukhoi di Bandara Halim

M Rizki Maulana - detikNews
Rabu, 23 Mei 2012 12:53 WIB
Tinggal 12 Jenazah Korban Sukhoi di Bandara Halim
Jakarta - 12 Jenazah korban Sukhoi SuperJet 100 yakni 4 jenazah WNI dan 8 jenazah WNA Rusia belum diberangkatkan dari Bandara Halim. Ada keluarga korban yang masih melengkapi dokumen.

Keempat jenazah asal Indonesia yakni pramugari Sky Aviation Anggraeni Fitria, pegawai Sky Aviation Yusuf Ari Wibowo, Stephen Kamagi (Indo Asia) dan pramugari Sky Aviation, Susana Famela Rompas.

"Kita masih menunggu kehadiran teman-teman Anggraeni waktu di Lion Air karena dia kan pernah kerja di Lion Air sebelum di Sky," kata suami mendiang Anggraeni, Andre, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (23/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, jenazah akan dibawa ke rumah keluarga untuk disemayamkan. "Lalu besok pagi akan dibawa ke Manado menggunakan pesawat," ujar Andre yang
matanya terlihat merah ini.

Sementara itu Konsultan Trimega Rekatama, Sunaryo, mengatakan keberangkatan jenazah Yusuf Ari Wibowo masih menunggu pengurusan dokumen untuk menuju Malang.

"Kemungkinan berangkat dari sini (Halim). Namun belum diketahui kapan dokumen akan selesai. Kita harap secepatnya akan selesai," kata Sunaryo.

Untuk Stephen Kamagi (Indo Asia), kata dia, masih menunggu keluarga yang akan melakukan ibadah di gereja yang ada di samping Gandaria City.

"Namun belum ada kepastian dari keluarga jam berapa akan melakukan ibadah. Jadi ya kita tunggu saja dulu," ucap dia.

Ayahanda pramugari Susana Famela Rompas (Sky Aviation), Terry Rompas, menambahkan keberangkatan jenazah Susana masih menunggu ibadah yang bakal digelar.

"Hari ini akan ada ibadah di sini pukul 16.00 WIB. Jadi kita menunggu ibadah itu. Setelah ibadah, kita akan memberangkatkan jenazah ke Soekarno- Hatta. Kemungkinan akan menginap di sana karena pesawat yang digunakan untuk menuju Manado baru akan berangkat pada Kamis pukul 06.00 WIB," papar Terry.

Selain itu, ada 8 jenazah WNA Rusia yang masih menunggu konfirmasi dari Kedutaan Besar rusia.

Dalam kesempatan yang sama, Konsultan Teknis PT Trimarga Rekatama, Indra Djani, mengatakan akan membantu keberangkatan jenazah hingga tiba di kota asalnya, termasuk biaya transportasi dari masing-masing jenazah.

"Biaya transportasi ini dikhususkan untuk korban yang berada di luar daerah. Jadi yang akan langsung diterbangkan ke daerah asal. Karena khabarnya tadi saya dengar, ada yang dibawa ke Kendari, Lampung, dan Malang melalui Bandara Soekarno-Hatta," kata Indra.

"Kita juga sebenarnya bersedia membantu biaya pemakaman para jenazah. Namun sejauh ini belum ada permintaan dari pihak keluarga karena kebanyakan biaya pemakaman ditanggung dari perusahaan masing-masing, tempat almarhum dan almarhumah bekerja," lanjut dia.

(aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini