Kapolres Banyumas Soal Pemangsa 19 Kambing: Masih Ada Lainnya

Kapolres Banyumas Soal Pemangsa 19 Kambing: Masih Ada Lainnya

Arbi Anugrah - detikNews
Rabu, 23 Mei 2012 12:43 WIB
Kapolres Banyumas Soal Pemangsa 19 Kambing: Masih Ada Lainnya
Banyumas - Meski hewan pemangsa kambing yang meresahkan warga 5 desa di Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas dan kecamatan sekitar berhasil ditangkap, dipastikan masih ada pemangsa yang berkeliaran. Warga diharapkan tidak berspekulasi ke arah mistik, karena sosok pemangsa itu sudah jelas.

"Dengan ditangkapnya binatang ini, diharapkan tidak masyarakat tidak berspekulasi. Ini jelas anjing," kata Kapolres AKBP Dwiyono usai mendampingi Bupati Banyumas Mardjoko yang mengecek sosok pemangsa kambing di Desa Kebocoran, Kecamatan Kalibateng, Rabu (23/5/2012).

Dwiyono menjelaskan, berdasarkan hasil rekaman CCTV, ada dua anjing yang hendak memangsa kambing yang sengaja dijadikan umpan di jebakan. Satu anjing masuk, satu lagi tidak. Satu anjing yang masuk sempat meronta dan menggigit tali hingga nyaris putus.

"Kemudian kami mengamankan sebelum hewan itu lolos," jelas Dwiyono.

Selama satu bulan ke depan, kepolisian dan warga akan terus memantau kandang-kandang kambing. Terutama kandang yang dijadikan jebakan. Sebab, kata Dwiyono, masih ada anjing-anjing lainnya.

Dwiyono menyatakan, kambing yang menjadi keganasan anjing-anjing tersebut berjumlah 19 ekor di Kecamatan Kedungbanteng dan 31 ekor dan kecamatan lainnya. Kambing-kambing tersebut mati dalam keadaan perut terburai.

Kematian belasan kambing terjadi sejak awal Mei lalu. Warga resah dan berkembang isu kejadian itu dilakukan seseorang yang sedang mendalami ilmu hitam. Disebut-sebut, pemangsa ternak bernama 'Aul', bahasa lain dari manusia berkepala serigala.

(arb/trw)


Berita Terkait