Merah Putih Berkibar di Basis RMS

Merah Putih Berkibar di Basis RMS

- detikNews
Senin, 16 Agu 2004 16:17 WIB
Ambon - Menjelang 17 Agustus besok, bendera Merah Putih berkibar hampir di seluruh pelosok Kota Ambon, termasuk wilayah basis gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.Pantauan detikcom di wilayah yang setiap tanggal 25 April dilaksanakan upacara peringatan Ulang Tahun RMS tersebut, Senin (16/8/2004), hampir di depan semua rumah warga Kudamati, Merah Putih tetap berkibar.Kendati demikian, beberapa rumah warga termasuk rumah dedengkot FKM/RMS, Alex Manuputty, Merah Putih tak dikibarkan.Salah seorang warga Kudamati, Ny. Yoan Tuapetel (46) yang ditemui detikcom menuturkan, kondisi menjelang 17 Agustus tak ada bedanya dengan tiga tahun sebelumnya. "Kondisi seperti begini tidak berubah, semuanya sama saja dengan tiga tahun lalu," ujarnya.Ny. Yoan juga menyatakan, kalau ada orang atau kelompok masyarakat yang selalu menyimpulkan bahwa kawasan Kudamati adalah daerah basis RMS, itu bohong belaka. "Suruh saja mereka datang dan lihat, apakah pada 17 Agustus tidak ada bendera Merah Putih yang naik. Paling lima atau enam rumah saja yang tidak menaikkan bendera Merah Putih, karena memang mereka sudah terkontaminasi dengan pemikiran Pak Alex dan gerombolannya," tandasnya.Hal senada disampaikan Handri Pattikawa (23), mahasiswa Universitas Pattimura ini mengatakan, generalisasi wilayah Kudamati sebagai basis gerakan separatis RMS terlalu berlebihan. "Tengoklah kondisi 17 Agustus di wilayah kami, apakah tak ada bendera Merah Putih yang naik. Tolong datang dan lihat sendiri. Kami masih tetap mencintai Indonesia. Tak ada yang lain," tegasnya.Bahkan Handri mengungkapkan, jika setiap 25 April atau HUT RMS, pengikut FKM/RMS kebanyakan datang dari perkampungan di luar kota Ambon, seperti Aboru dan Saparua. "Mereka banyak datang dari sana," tudingnya.Siaga IMenyikapi peringatan 17 Agustus esok, Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease telah Siaga I. Hal ini disampaikan, Kapolres AKBP Leonidas Braskan kepada wartawan. "Saya perintahkan seluruh personel saya untuk siaga satu guna mengantisipasi adanya provokasi yang dapar menciderai perayaan kemerdekaan bangsa Indonesia," ujarnya.Sementara itu, sejak pagi tadi, aparat keamanan terus melakukan penyisiran dengan menggunakan mobil tank Baracuda di hampir semua jalan utama di kota Ambon maupun lokasi Lapangan Merdeka Jl Pattimura, tepatnya di depan kantor Gubernur Maluku yang akan dijadikan sebagai tempat Upacara kemerdekaan RI ke-59 di kota Ambon.Dandim 1504 Binaya, Letkol Tony Husodo kepada wartawan menegaskan, pihaknya mulai malam nanti akan melakukan penyisiran di setiap sudut lokasi Lapangan Merdeka, maupun Kantor Gubernur Maluku."Kami sudah berkoordinasi tentang proses pengamanan esok dengan pihak Polres Ambon untuk mengantisipasi adanya provokasi dari orang atau kelompok yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads