Upacara serah terima jenazah penumpang Sukhoi SuperJet 100 berjalan khidmat. Rekan kerja para jenazah memanggul langsung peti mati untuk dimakamkan ke persemayaman terakhir.
Pantauan detikcom di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2012), jenazah Kapten Darwin Pelawi dari Pelita Air dan Edi Satrio dibawa menuju ke kantor Pelita Air dengan diiringi oleh rekan-rekan sejawatnya. Peti yang bertuliskan nama kedua jenazah digotong oleh 6 orang rekannya yang berpakaian pilot. Di belakang pasukan itu, belasan pilot lainnya mengiringi.
Upacara pelepasan jenazah dilakukan dengan 2 prosesi keagamaan sesuai agama masing-masing. Dalam ruang kantor Pelita Air yang berada dalam kompleks bandara Halim, terlihat keluarga korban yang duduk dengan wajah sangat sedih. Usai disemayamkan di dalam ruangan, Pelita Air memberikan secara simbolis peti jenazah ke keluarga korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 tersebut diserahkan ke pihak keluarga. Upacara penyerahan jenazah ini dipimpin oleh Menko Kesra Agung Laksono.
(asp/)











































