Manulang: Soal Teroris, CIA Dukung Capres dari Militer
Senin, 16 Agu 2004 15:18 WIB
Jakarta - Badan Pusat Intelijen AS (CIA) mendukung capres yang berasal dari kalangan militer. Capres tersebut diharapkan menjalankan grand design pemberantasan terorisme."Dan teroris itu diidentikkan dengan Islam garis keras," kata pengamat intelijen AC Manulang kepada wartawan di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, Senin (16/8/2004).Soal bagaimana cara kerja CIA dalam memberikan dukunganya, Manulang mengakui hal itu sulit dibuktikan. Namun, sambung Manulang, bukan tidak mungkin salah satu bentuknya adalah pemberian dana."Tapi mereka mendesainnya dengan cara tidak mencolok, yakni lewat rekening perusahaan. Baik yang ada di Singapura atau di Bangkok," tutur Manulang."Hal itu sangat beralasan karena memang ada pencucian uang. Dana tersebut tidak masuk langsung ke rekening para capres, tapi lewat orang-orang terdekat. Dukungan lainnya adalah penggalangan opini," imbuhnya.Didatangi Orang SBYAC Manulang mengaku pernah didatangi utusan capres Partai Demokrat SBY. Mereka, sambung Manulang, meminta dirinya tidak lagi berkomentar soal isu dukungan AS ke capres militer."Satu jenderal pensiun dan satu jenderal aktif. Mereka menilai pernyataan yang saya ucapkan sangat merugikan dan bisa mengurangi dukungan terhadap SBY. Sebab pernyataan soal dukungan AS itu tidak bisa diterima masyarakat Islam. Ya tapi saya bilang tidak mau, karena saya mengatakan apa yang saya tahu," ungkap Manulang.Manulang menilai salah jika pernyataanya itu dianggap hanya merugikan SBY. Sebaliknya, pernyataan tersebut justru bisa menguntungkan kubu mantan Menko Polkam tersebut."Bisa menguntungkan juga jika ini dimanfaatkan oleh intelijen, yakni untuk mencari dukungan dari luar negeri yang pro-AS. Karena ini adalah wilayah abu-abu, apalagi teman-teman di intelijen banyak yang punya interest," tutur Manulang."Pendukung Megawati juga ada yang mendatangi saya, mereka menanyakan apakah dukungan AS itu bisa dibalikkan ke Mega. Saya bilang bisa asal ada counter intelijen," tambah Manulang.
(djo/)











































