Pengelola situs www.ijazahaspal.com tidak hanya menyediakan jasa pembuatan ijazah asli tapi palsu untuk perguruan tinggi di Indonesia. Para pelaku rupanya juga menyanggupi pembuatan ijazah abal-abal perguruan tinggi luar negeri.
"Hampir semua universitas yang diinginkan calon pembeli bisa dipenuhi, baik dalam negeri maupun luar negeri," kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Audie Latuheru kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Beberapa di antaranya yakni National University of Singapore, sejumlah universitas di Malaysia, Universitas Gunadarma, Universitas Trisakti, Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Taruma Negara dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penelusuran petugas, pembeli yang melakukan transaksi melalui SMS. Berdasar cacatan SMS tersebut, diketahui jumlah pemesan sudah berjumlah sekitar 150 orang.
"Pembeli-pembeli ini sedang kita selidiki juga," imbuhnya.
Di dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka bernama Yogi Saputro yang merupakan otak kejahatan. Yogi berperan sebagai pembuat situs sekaligus marketing.
Sementara tersangka Ichwan Setiawan, berperan sebagai pencetak ijazah palsu. Begitu pula dengan tersangka Agus Budianto. "Tersangka AB (Agus Budianto) juga yang mencetak, tetapi dia spesialis mencetak ijazah yang di-emborse," katanya.
(mei/lh)











































