"Saya kok ini ya, mohon maaf ya. Ya tadi saya sudah lihat tapi spesifiknya sorry sorry ya saya tidak bisa mengungkapkan, mohon maaf," ujar Andri terbata-bata sambil terburu-buru meninggalkan RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (22/5/2012).
Menurut Andri, usai melihat jasad kakaknya, dia menandatangani surat kematian dan sertifikat identifikasi jenazah berdasarkan DNA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri hanya sendiri melihat jasad kakaknya. Istri, anak, ayah dan ibu Dodi menunggu di rumah.
(nik/nvt)











































