"Kami di sini datang untuk melakukan pengecekan, kalau jenazah itu memang adik saya. Tadi yang melihat saya, istri Didik, Nurlela dan adik saya Julaeha," kata kakak Didik, Nurhuda kepada wartawan di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (22/5/2012).
Keluarga yakin bahwa jenazah tersebut adalah Didik setelah melihat wajahnya yang telah dibungkus kain kafan. Mereka meminta doa kepada mayarakat supaya Didik tenang di alam selanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai melihat jenazah Didik, mereka tampak tabah. Di mata keluarga, Didik meninggal saat menunaikan tugas sehingga termasuk masuk dalam golongan mujtahid.
"Tidak ada lagi yang bisa kami ceritakan, semoga ini tidak sia-sia. Kan beliau sedang menjalakan tugasnya seperti teman-teman wartawan juga. Semoga ini menjadi jalan sahid," paparnya,
Rencananya, keluarga akan memakamkan Didik di TPU Tanah Kusir, esok hari. "Besok setelah acara di Halim, akan dimakamkan di Tanah Kusir," tutur Nurhuda yang mengenakan peci hitam.
(asp/lh)











































