"Papa dalam keadaan baik. Kami percaya beliau sudah berada di tempat yang kekal," ujar Badai di ruang antemortem RS Polri Kramatjati, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Pria yang mengenakan kacamata hitam ini menyatakan seluruh anggota keluar besar sudah merelakan kepergian Herman Suladji sedari awal tersebarnya kabar musibah. Tidak menjadi masalah apakah jasad Herman dalam kondisi lengkap atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga disampaikan sang istri, Dewi Citra Asmarani. Dirinya mengaku lega masih mendapat kesempatan melihat ayahnya meski dalam keadaan telah dibungkus kain kafan yang tidak boleh dia buka.
"Saya senang bisa melihat papa untuk terakhir kali. Mama tidak ikut ke mari sebab khawatir tidak kuat," ujar wanita yang berbusana serba hitam ini.
Herman Suladji (70) merupakan staf operasional Air Maleo. Dia mengikuti joy flight pesawat Sukhoi SuperJet 100 dalam tugasnya sebagai supervisor uji kelayakan pesawat terbang.
(lh/nvt)











































