Keterangan diperoleh detikcom, api mulai berkobar sekitar pukul 00.00 WITA. Diduga kuat letupan arus pendek di salah satu ruangan SDN 001 yang berada dalam satu area dengan SDN 031, menjadi penyebab musibah tersebut.
"Saya lagi mau buang sampah. Saya dengar suara seperti letupan korsleting di ruang guru SDN 001. Tiba-tiba api langsung membesar, saya teriak minta tolong ke warga," kata penjaga bangunan SDN 001 dan SDN 031, Isni, sekaligus saksi mata kepada wartawan di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api sempat ke rumah warga di gang sebelah (Gang 15 RT 39). Yang jelas tadi api langsung membesar," ujar Isni.
Sekitar sekitar pukul 01.00 WITA, amukan api berhasil dikuasai petugas pemadam kebakaran yang berupaya keras agar api tidak terus membesar.
"Enam ruang kelas SDN 001, ruang guru dan ruang kepala sekolah hangus. Tiga ruang kelas di SDN 031, juga hangus. Tidak banyak dokumen penting yang bisa diselamatkan," terang Isni.
Sedikitnya 20 unit pemadam dari berbagai instansi, diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Sempitnya gang disertai ratusan warga yang datang menonton musibah tersebut, sempat menyulitkan ruang gerak petugas pemadam.
"Minggir. Yang tidak berkepentingan minggir. Minggir," seru salah seorang petugas pemadam.
Masih di lokasi kejadian, Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Bramanti Agus Suyono kepada wartawan membenarkan dugaan sementara kobaran api berasal dari ruangan guru.
"Dugaan sementara dari berbagai saksi, ada percikan yang diduga akibat hubungan arus pendek di ruang dewan guru (SDN 001)," kata Agus.
"Tidak ada korban dari kebakaran ini. Soal kabar adanya rumah warga yang ikut terbakar, masih kita inventarisir. Petugas masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk penyelidikan," tutupnya.
Pantauan detikcom, meski telah berhasil memadamkan api, namun hingga pukul 01.30 WITA, 3 unit pemadam masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan pendinginan. Belum diketahui besaran kerugian dan nasib ratusan murid kedua sekolah menyusul terbakarnya ruang belajar mereka.
(van/van)











































