"Jadi memang benar ada kejadian itu. Korban adalah anak yang bersangkutan Brigadir Julyadi sendiri. Dia anggota kita dan sedang kita diperiksa," kata Syahrul kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (21/5/2012).
Selain memeriksa Brigadir Julyadi, lanjut syahrul, tim identifikasi juga sudah terjun lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. "Sejauh ini kita masih tahap pemeriksaan terhadap Brigadir Julyadi dan olah TKP," tambahnya.
Â
Sementara itu, Kepala Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Cut Muetia, Fakhrizal menyebutkan, setelah dirawat sekitar dua jam di ruang IRD RSUD Cut Mutia, Buket Rata, Lhokseumawe, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Kolombia Asia, Medan.
"Korban dirujuk ke RS Kolombia Asia untuk di CT Scan dan operasi," kata Fakhrizal, Kepala IRD RSUD Cut Mutia kepada detikcom.
Â
Peluru tembus dari hidung ke ubun-ubun, sehingga mengakibatkan cairan otaknya keluar."Harus segera dioperasi," tegas Fakhrizal.
Â
Sementara itu, dari pihak keluarga hingga kini belum dapat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.
Â
Seperti diberitakan sebelumnya, Reza kritis setelah tertembak pistol ayahnya sekitar pukul 11.45 siang tadi, Senin (21/5/2012). Akibatnya, Reza mengalami pendarahan hebat. Sang ayah adalah anggota Polsek Geudong.
(trw/trw)











































