Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali

Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali

Adan Bakar - detikNews
Senin, 21 Mei 2012 16:11 WIB
Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali
Lampung - Keluarga pramugari korban Sukhoi SuperJet 100, Henny Stevanny, sudah berangkat menuju Jakarta dari Lampung, Senin (21/5/2012). Sang ibunda ingin melihat jasad anaknya untuk yang terakhir kali.

Pihak keluarga yang menjemput jasad pramugari Sky Aviation ini adalah Suja'i (ayah), Nurlela (ibu), dan Firdaus (kakak tertua). Mereka bertiga berangkat dari Bandara Raden Intan Lampung menuju Jakarta.

"Orang tua Henny sendirilah yang langsung ingin menjemput jasad Henny. Ibu Nurlela ingin sekali melihat jasad anaknya untuk yang terakhir kali," kata kakak ipar Henny, Roslina Latief, kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai dengan pemberitaan di media masa, pihak keluarga diperkenankan untuk melihat jasad korban pada Selasa (22/5/2012). Sedangkan penyerahan jasad akan dilakukan Rabu (23/5/2012).

"Ibu (Nurlela) ikut supaya bisa melihat jasad Henny. Ada kakhawatiran jika sudah diserahkan dan dibawa pulang, Ibu tidak bisa lagi melihat jasad anaknya. Keluarga khawatir jika setelah dikirim pulang, jasad tidak bisa dilihat lagi," paparnya.

Roslina mengungkapkan semua kabar tentang selesainya identifikasi para korban Sukhoi diketahui dari pemberitaan televisi. Pihak keluarga di Lampung sama sekali tidak diberi tahu oleh kepolisian atau maskapai tempat Henny bekerja.

"Keberangkatan keluarga menuju Jakarta pun karena melihat berita yang ada. Bukan karena diminta untuk datang," katanya.

Jika sudah diserahterimakan, jasad Henny akan langsung diterbangkan ke Lampung dan dibawa ke rumah orang tuanya di Talangpadang, Tanggamus, Lampung. Henny akan dimakamkan di tempat orang tuanya tinggal.

Henny adalah putri bungsu pasangan Nurlela dan Suja'i. Perempuan kelahiran Lampung 8 Juni 1983 ini baru bekerja di Sky Aviation selama 6 bulan terakhir. Sebelum di Sky Aviation, Henny bekerja di Adam Air dan Sriwijaya Air. Karirnya sebagai pramugari dilakoni selama hampir 8 tahun.

(trw/)


Berita Terkait