Anggota Polisi Dibacok Saat Pergoki Penjambret Bagi Hasil

Anggota Polisi Dibacok Saat Pergoki Penjambret Bagi Hasil

- detikNews
Senin, 21 Mei 2012 15:52 WIB
Anggota Polisi Dibacok Saat Pergoki Penjambret Bagi Hasil
Semarang - Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan dan kekerasan di Semarang berhasil dibekuk pihak kepolisian. Salah satu diantaranya sempat membacok seorang anggota Reskrim Unit Reserse Umum (Resum) Polrestabes Semarang.

Brigadir Polisi Satu (Briptu) Suryatim mengalami luka sabetan di kepala sepanjang 5 cm dan luka parah di kelingking tangan kiri. Saat ini, Briptu Suryatim sedang menjalani perawatan di RS Kariadi, Semarang.

Kejadian berawal hari Minggu (20/5) pukul 05.00 WIB saat Briptu Suryatim melihat tiga pemuda mencurigakan sedang membagi-bagikan uang di Jalan Candi Sukuh, Kelurahan Babankerep, Manyaran, Semarang. Karena curiga, ia menghampiri ketiga pemuda dan menanyakan identitas mereka. Namun karena panik seorang diantara mereka memukulnya dan seorang lainnya menyabetkan bacoknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya Briptu Suryatim sedang lepas dinas, namun melihat 3 pemuda sedang bagi-bagi uang, dia terpanggil untuk bertanya. Saat itu pelaku menghantamkan senjata ke kepala Briptu Suryamin," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan di Mapolrestabes, Jalan Dr Dutomo, Senin (21/5/2012).

Tiga pelaku bernama Nanang, Dobleh, dan Okta Dianto diketahui melakukan aksi penjambretan di Jalan Pamularsih sebelum dipergoki oleh Briptu Suryamin bersama satu orang lainnya bernama heri.

"Mereka melakukan aksi dua kali di daerah Pamularsih atas dan Pamularsih bawah," imbuh Kapolres.

Sementara itu, menurut pengakuan salah satu tersangka, Nanang, dirinya hanya membela diri dengan menyabetkan bacok ke arah Briptu Suryamin karena merasa terancam.

"Saya cuma membela diri waktu saya dipiting," aku Nanang.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolres menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan bisa memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika melihat ada sesuatu yang mencurigakan.


(alg/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads