Andi Mallarangeng akan Diperiksa Soal Pengadaan Proyek Hambalang

Andi Mallarangeng akan Diperiksa Soal Pengadaan Proyek Hambalang

- detikNews
Senin, 21 Mei 2012 15:22 WIB
Jakarta - KPK akan memanggil Menpora Andi Mallarangeng terkait kasus pembangunan proyek Hambalang. Andi akan diperiksa terkait pengadaan di proyek sport center senilai Rp 1,2 triliun itu.

"KPK masih mencari dan memang ada rencana meminta keterangan Menpora Andi Mallarangeng. Dia akan diminatai keterangan terkait proses pengadaan sport center itu," tutur Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (21/5/2012).

Johan mengatakan, Andi akan segera dipanggi, paling lama pemeriksaan itu akan dilayangkan pekan depan. "Kalau tidak pekan ini ya pekan depan," ujar Johan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama Andi disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus ini oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin serta sejumlah saksi lain di persidangan. Mereka menyebut rapat pembahasan proyek Hambalang dihadiri oleh Nazaruddin, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan Mahyudin dilakukan di ruangan Andi. Saat itu, Nazaruddin menyatakan kepada Andi bahwa sertifikat tanah untuk proyek Hambalang telah diselesaikan.

Nazaruddin juga mengaku disuruh Anas Urbaningrum yang saat ini menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk mengurus sertifikat tanah proyek Hambalang. Menurut Nazaruddin, Anas saat itu bertanya siapa anggota Fraksi Partai Demokrat yang bisa membantu mengurus masalah tanah ini. Nazaruddin pun menjawab bahwa anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat, Ignatius Mulyono, bisa mengurusnya karena dekat dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto.

Andi Mallarangeng dengan tegas membantah terlibat. Dia menegaskan bahwa pertemuan dengan Nazaruddin, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan Mahyudin tidak spesifik membahas hal khusus seperti proyek Hambalang. Pertemuan itu hanya membahas program kementerian secara umum.

"Ya kalau itu sudah saya jelaskan. Lah memang ada pertemuan tapi sifatnya silaturahim, sifatnya menjelaskan program-program kementerian secara umum," jelas Andi di kantornya, Jl Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3) silam.

(fjp/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads