"KPK masih mencari dan memang ada rencana meminta keterangan Menpora Andi Mallarangeng. Dia akan diminatai keterangan terkait proses pengadaan sport center itu," tutur Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (21/5/2012).
Johan mengatakan, Andi akan segera dipanggi, paling lama pemeriksaan itu akan dilayangkan pekan depan. "Kalau tidak pekan ini ya pekan depan," ujar Johan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin juga mengaku disuruh Anas Urbaningrum yang saat ini menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk mengurus sertifikat tanah proyek Hambalang. Menurut Nazaruddin, Anas saat itu bertanya siapa anggota Fraksi Partai Demokrat yang bisa membantu mengurus masalah tanah ini. Nazaruddin pun menjawab bahwa anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat, Ignatius Mulyono, bisa mengurusnya karena dekat dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto.
Andi Mallarangeng dengan tegas membantah terlibat. Dia menegaskan bahwa pertemuan dengan Nazaruddin, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan Mahyudin tidak spesifik membahas hal khusus seperti proyek Hambalang. Pertemuan itu hanya membahas program kementerian secara umum.
"Ya kalau itu sudah saya jelaskan. Lah memang ada pertemuan tapi sifatnya silaturahim, sifatnya menjelaskan program-program kementerian secara umum," jelas Andi di kantornya, Jl Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3) silam.
(fjp/mok)











































