Berbagai isu miring muncul dalam kasus kebakaran kebakaran di sebuah Ruko di kawasan Muara Karang, Jakarta Utara, Selasa (15/5) lalu. Pihak Pemadam Kebakaran akan melaporkan penyebar isu miring tersebut ke pihak kepolisian.
"Kita akan laporkan yang sebarkan isu itu ke polisi," tegas Kepala Dinas Damkar dan PB, Paimin Napitupulu, saat jumpa pers di Restoran Bundo Sati, Jl Ridwan Rais, Jakarta, Senin (21/5/2012).
Paimin menjabarkan, penyebar isu tersebut adalah Paulinus yang menjabat sebagai ketua RT di lokasi kebakaran. Ia memberi kesempatan kepada Paulinus untuk mengklarifikasi kabar tidak benar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paulinus, lanjut Paimin, ialah ketua RT 11 RW 4, kelurahan Muara Karang, tempat lokasi kebakaran itu terjadi. Paimin sendiri kaget mendengar kabar tidak sesuai fakta tersebut.
"Anggota saya sampai marah dengar kabar itu! Seharusnya kita ini sama-sama membantu," pungkas Paimin dengan geram.
Paimin menjelaskan, isi dari kabar miring tersebut ada 3 hal yaitu:
1 Adanya negosiasi harga dengan petugas damkar saat melapor.
2 Damkar terlambat datang, dan baru datang 30 menit kemudian.
3 Mobil yang berisi air kosong.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran menimpa sebuah ruko di Muara Karang, Jakarta Utara pada pukul 21.45 WIB, Selasa (15/5/2012). Kebakaran tersebut menewaskan 3 orang anak, masing-masing bernama Melisa (14), Ivan (10) dan Melina (12). Melisa tewas di RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara, 2 lainnya tewas di lokasi. (rvk/mok)











































