Tim Mega Minta Dialog Capres KPU Tanpa Debat
Senin, 16 Agu 2004 13:07 WIB
Jakarta - Pada pilpres putaran I dulu, KPU menggelar dialog capres yang oleh masyarakat luas terkenal dengan nama debat. Antara satu capres dengan capres lainnya boleh saling menimpali dengan diatur moderator.Nah, dalam putaran II ini, KPU masih akan tetap menggelar dialog. Lamanya 3 hari. Tapi, sesama capres tidak akan sahut-sahutan. Hal itu sesuai dengan permintaan tim kampanye Mega-Hasyim."Itu sesuai permintaan tim kampanye Mega-Hasyim yang menolak diadakan debat antarcapres," kata anggota KPU, Hamid Awaluddin, yang ditemui di kantornya, Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Senin (16/8/2004).Tapi untuk mengatur detail teknisnya, KPU akan minta masukan dari tim kampanye capres pada Kamis depan. "Bentuknya nanti, capres akan menjawab dari pertanyaan audiens dan panelis, tidak saling menimpali antara sesama kandidat," jelas Hamid.Dialog itu akan dilakukan selama 3 hari, yaitu pada masa penajaman misi dan visi capres, 14-16 September. Hari pertama bertema politik, hukum, dan HAM. Hari kedua, ekonomi dan kesejaheraan rakyat. Hari ketiga, sosial budaya dan agama. Durasi tiap tema 1,5 jam.Menurut Hamid, bedanya dengan pilpres I, pertanyaan para panelis akan lebih ditujukan pada hal-hal yang bersifat aplikatif di lapangan. Bukan lagi persoalan visi dan misi, tapi lebih pada apa yang akan dilakukan dan bagaimana cara melakukannya dalam menjalankan misi dan visinya. Jadi, lebih menukik pada persoala teknis. "Rakyat kan ingin tahu solusi riil presiden itu nanti di lapangan. Juga apa guna dan relevansi calon presiden itu bagi hajat hidup," papar Hamid. Kegiatan serupa juga digelar di provinsi. Tapi yang mengisi adalah tim sukses dan jurkam pasangan capres-cawapres.
(nrl/)











































