Bagus yang merupakan warga Masjid Terboyo, Tambakrejo, Gayamsari, Semarang tersebut dibekuk, Minggu (20/5) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Sisingamaraja, Gajahmungkur, Semarang.
"Jajaran kami berhasil membekuk tersangka lewat IT karena lebih akurat, jadi tidak hanya sekedar kira-kira," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan di Mapolrestabes, Jalan dr Sutomo, Semarang, Senin (21/5/2012).
Pelaku menitipkan motornya di SPBU tidak jauh dari Mabua Harley Davidson yang baru diresmikan Sabtu lalu di Jalan dr Wahidin. Karena sudah mengetahui banyak hal tentang Harley, pelaku melakukan aksinya pencurian moge milik Susanto yang terparkir tidak lebih dari lima menit.
"Jenis Ultra Classic cuma ada panel on off, cuma diputar saja," aku Bagus.
Setelah barhasil mencuri moge seberat 377 kilogram tersebut, ia membawanya pulang ke rumah. Kepada anggota keluarga, ia mengatakan moge itu milik temannya yang sedang dititipkan.
Mendengar kejadian kehilangan dari Susanto, komunitas Harley Davidson menginformasikannya melalui pesan singkat, facebook, dan twitter hingga akhirnya sampai ke mantan bos Bagus di sebuah event organizer. Ia berinisiatif menjebak Bagus, dan janjian di Jalan Sisingamaraja, Gajahmungkur, Semarang.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata Bagus Adi adalah pelaku yang sama dengan pencurian Harley Davidson di Yogyakarta pada 2011 lalu. Namun saat itu kasus tidak sampai kepada pihak kepolisian.
"Yang dulu modusnya mengaku menemukan Harley lalu meminta tebusan," ungkap Kapolres.
(alg/trw)











































