Batas Waktu Pencarian FDR Sukhoi Sulit Ditetapkan

Batas Waktu Pencarian FDR Sukhoi Sulit Ditetapkan

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 20 Mei 2012 15:26 WIB
Bogor -

Belum ada batas waktu operasi pencarian Flight Data Recorder (FDR) Sukhoi SuperJet 100 di lereng dan jurang Gunung Salak. Bila setelah beberapa hari tim gabungan RI-Rusia tidak juga berhasil menemukannya, maka operasi pencarian bagian penting dari black box itu akan dihentikan.

"Tidak bisa ditargetkan waktunya berapa lama tapi kalau sudah sekian hari tidak ada tanda-tanda, baru kita ambil keputusan," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo di Posko Pasir Pogor, Bogor, Minggu (20/5/2012).

Menurutnya, penyebab utama belum bisa ditetapkannya tenggat waktu pencarian adalah kondisi medan lokasi terjadinya musibah yang sangat berat dengan kondisi cuaca ekstrim. Keselamatan anggota tim gabungan RI-Rusia yang saat ini berjumlah 20 orang, juga menjadi bahan pertimbangan penting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami di sini yang penting terus berusaha. Di bawah sana kita dibatasi juga, mereka ada di jurang dan resiko itu kita perhitungkan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, areal pencarian komponen yang berisi data-data teknis pesawat selama penerbangan berlangsung telah diperluas hingga satu kilometer dari titik ditemukannya bagian ekor pesawat. Sebab akibat tumbukan dengan tebing, bagian tubuh pesawat yang sedang menjalani joyflight itu pecah dan serpihannya berhamburan di lereng dan dasar jurang.

"Siapa tahu dia pada saat jatuh kemudian FDR terlempar, masuk ke jurang di bawah. Tapi jatuhnya di mana, itu yang belum jelas," jelas Daryatmo.

Setiap hari personel evakuasi yang diterjunkan ke lokasi berjumlah 10 orang. Sedangkan 10 orang lainnya akan beristirahat di posko dan mereka akan bergantian melakukan pencarian setiap tiga hari.

"Sekian hari di jurang dan hutan belantara, itu sangat beresiko. Buat mengurangi resiko, makanya personel selalu bergantian agar tetap fresh," jelas Daryatmo.



(mei/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini