"Persoalannya karena kena benturan, dia (FDR) terhambur. Nah kemana terhamburnya belum jelas, kita perluas radiusnya hingga 1 kilometer," jelas Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo di Posko Pasir Pogor, Bogor, Minggu (20/5/2012).
Menurutnya, sama seperti VCR, FDR yang merupakan bagian dari black box berada pada bagian ekor pesawat. Perluasan areal pencarian dilakukan mengingat akibat menabrak tebing badan pesawat komersial pertama buatan Sukhoi itu hancur dan kepingannya berhamburan dalam radius cukup luas.
Sejumlah intrumen pesawat telah berhasil ditemukan. Namun FDR yang merekam data teknis pesawat pada saat terbang dianggap penting ditemukan untuk keperluan penyelidikan sebab musabab musibah yang memakan 45 korban jiwa tersebut.
"Serpihan yang ditemukan itu mungkin bukan FDR yang kita cari, tapi instrumen-instrumen lain. Karena FDR itu bentuknya lain, hampir sama dengan CVR. Itu hanya serpihan kecil saja," jelasnya.
(mei/lh)











































