Aprindo Didesak Cari Solusi Terkait Maraknya Perampokan Minimarket

Aprindo Didesak Cari Solusi Terkait Maraknya Perampokan Minimarket

Rivki - detikNews
Sabtu, 19 Mei 2012 18:05 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya meminta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk menerapkan tindakan preventif terkait maraknya perampokan minimarket. Polda memberi 2 pilihan yaitu Panic Button dan pengadaan satpam.

"Kita minta Aprindo menerapkan tindakan preventif aktif," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (18/5/2012).

Hingga saat ini usulan Polda belum mendapatkan tanggapan dari Aprindo terkait permintaan itu. Rikwanto berharap agar mendapat tanggapan secepatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita minta agar pihak Aprindo mewujudkan. Tapi hingga saat ini Polda belum mendapatkan tanggapan," sambung Rikwanto.

Rikwanto menambahkan usulan yang tawarkan Polda Metro Jaya itu ada dua hal terkait maraknya terjadi tindak kejahatan terhadap minimarket. Pertama, Panic Button dan kedua Satpam.

"Dari dua pilihan tersebut Aprindo yang akan memilih. Namun, hingga saat ini Polda belum mendapatkan informasi atau laporan terkait permintaan tersebut," pungkasnya.

Ia menduga, belum adanya tanggapan tersebut dikarenakan masalah dana. Padahal untuk mewujudkan tindak preventif tersebut, pihak Aprindo cukup memanggil rekanan penyedia jasa.

"Aprindo tinggal memanggil rekanan penyedia jasa tersebut agar tindak kejahatan terhadap minimarket bisa berkurang. Namun, hal ini terkendala masalah cost," tuturnya.

(rvk/mok)


Berita Terkait