"Tadi pagi 10 orang naik lagi. Kemarin 15 orang turun. Mereka mambawa gergaji mesin untuk menebang pohon, sling, tambang, tenda dan lainnya. Mereka masih ngotot menemukan FDR dan jasad," kata penerjemah Tim SAR Rusia, Syarifudin, kepada wartawan di Posko Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/5/2012).
Selama menjalankan tugas, Tim SAR tidak ada masalah dengan konsumsi atau logistik. Namun mereka mengakui medan Gunung Salak cukup berat untuk ditaklukkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka awalnya mengaku tidak nyaman ditonton puluhan warga. Tetapi setelah diberi pengertian jika warga setempat ingin melihat berbagai alat teknologi, mereka memahami.
"Saya juga bilang ke mereka, orang sini tidak pernah melihat bule. Kini mereka mengerti," papar Syarifudin.
Tim SAR Rusia ini mengaku nyaman dengan pengamanan yang diberikan selama 24 jam. Apalagi awalnya mereka sempat khawatir akan keamanan terhadap mereka.
"Jadi selama ini lancar saja. TNI/Polri dan Pemda Bogor amat membantu, segi pengamanan bagi mereka nyaman," tutur Syarifudin.
(asp/vit)











































