Ancam Warga dengan Pistol, Oknum Polisi Nyaris Dihajar Warga

Ancam Warga dengan Pistol, Oknum Polisi Nyaris Dihajar Warga

- detikNews
Sabtu, 19 Mei 2012 17:14 WIB
Medan - Seorang oknum polisi nyaris dihajar massa karena menodongkan pistol ke arah warga di Medan. Beruntung polisi tersebut bisa melarikan diri dari amukan warga.

Peristiwa ini ini terjadi di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris, Jl. Samanhudi, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (19/5/2012).

Saat itu oknum tersebut menganiaya Sugito alias Gondang, seorang penarik beca bermotor (betor) karena menolak menggeser betornya saat mobil pelaku ingin parkir. Peristiwa ini terjadi saat pelaku mengawal sebuah minibus pembawa uang yang hendak mengisi salah satu kas ATM di halaman parkir RSIA Stella Maris sekitar pukul 13.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tiba, pelaku langsung memaksa korban memindahkan betornya. Korban menolak. Dengan arogan, pelaku langsung menganiaya korban hingga babak belur.

Penganiayaan ini mendapat perhatian warga yang berada di lokasi kejadian. Kemudian warga berusaha melerai. Namun pelaku terus menginjak-injak korban hingga membuat warga emosi.

Warga kemudian melakukan perlawanan. Akibatnya, pelaku mengeluarkan senjata dan menodongkan pistolnya ke arah warga. Pelaku juga sempat melepaskan tembakan dua kali ke udara.

Marah dengan arogansi pelaku, warga langsung mengejar pelaku. Akibatnya, pelaku menyelamatkan diri ke dalam rumah sakit.

Kepala Lingkungan (Kepling) 1, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Hisar Sitanggang mengatakan, emosi warga tersulut karena oknum polisi secara arogan mengacungkan pistolnya ke arah warga, kemudian meletuskan tembakan ke udara sebanyak dua kali.

"Warga jadi marah karena dia arogan mengacungkan pistolnya ke warga setelah menganiaya penarik beca bermotor," sebut Hisar.

Hisar juga mengatakan, saat melakukan pengawalan mobil pembawa uang, pelaku tidak mengenakan seragam dinas.

"Warga tidak tau kalau pelaku polisi karena hanya mengenakan pakaian preman dan celana training. Kemudian menganiaya warga dan menodongkan pistol, warga jadi marah," kata Hisar.

Sementara Kapolresta Medan, Kombes Monang Situmorang yang langsung ke lokasi kejadian menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum polisi yang melanggar prosedur tugas, termasuk menggunakan senjata api tidak semestinya.

"Saya akan tindak anggota yang melanggar protap dalam menjalankan tugasnya," sebut Monang yang belum bersedia menyebutkan identitas pelaku yang diketahui berpangkat bripda tersebut.

Mobil dan pelaku kemudian diamankan ke Mapolsekta Medan Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara korban Sugito, kini menjalani perawatan di RSIA Stella Maris.


(rul/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads