Warga Korsel Diimbau Waspada akan Serangan Teror Korut
Senin, 16 Agu 2004 11:15 WIB
Jakarta - Korea Utara (Korut) mengancam untuk menggunakan terorisme terhadap Korea Selatan (Korsel). Demikian disampaikan badan intelijen Korsel dalam sebuah imbauan publik yang jarang dilakukan.Untuk itu seluruh warga negara Korsel di Cina dan Asia Tenggara diimbau untuk waspada. Serangan itu kemungkinan sebagai pembalasan atas masuknya ratusan pelarian Korut ke negeri Ginseng itu belum lama ini.Demikian dinyatakan Badan Intelijen Nasional Korsel seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (16/8/2004). Pemerintah Korsel bulan lalu, secara diam-diam mengorganisir masuknya lebih dari 460 pengungsi Korut yang diangkut dengan penerbangan dari sebuah negara di Asia Tenggara, yang menurut para aktivis adalah Vietnam.Pemerintah Korut pun marah dan mengecam langkah Seoul tersebut. Negeri komunis itu menuding Korsel telah melakukan penculikan dan terorisme terhadap rakyatnya. Pemerintah Korsel membantah tuduhan itu. Ditegaskan bahwa hal tersebut semata-mata tindakan kemanusiaan dan bahwa Seoul terikat pada hukum untuk menerima setiap warga Korut yang mencari suaka."Korut mengancam negeri kita dengan terorisme sebagai pembalasan," demikian statemen badan mata-mata Korsel tersebut. "Kami mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan kedatangan pengungsi tersebut dan reaksi Korut atas hal itu," ujar seorang juru bicara Badan Intelijen Nasional.
(ita/)











































