"Kebudayaan itu harus jadi panglima di tahun 45-65 bahkan hingga tahun 2012. Saya percaya kebangkitan nasional China, Jepang, Amerika Latin karena mereka menyadari potensi kebudayaannya," ujar politikus Budiman Sudjatmiko.
Hal itu disampaikan dia dalam diskusi yang digelar Sindo Radio dalam diskudi bertajuk 'Kebangkitan Nasional Terancam' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (19/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan yang sama, budayawan Radhar Panca Dahana, setuju jika budaya dijadikan panglima. Hanya saja hal itu menurutnya hanya terdengar sebagai jargon semata. Sebab orang-orang budaya tidak pernah diikutsertakan dalam pembuatan kebijakan.
"Saya kalau datang di acara-acara seperti ini hanya jadi dakocan. Ya, inilah budayawan. Seolah-olah hanya menjadi hiasan-hiasan, manekin. Budaya harus dilibatkan secara konstitutif," ujarnya.
(/mok)










































