Sisa Kerja Tim SAR Rusia di Gunung Salak 3 Hari Lagi

- detikNews
Jumat, 18 Mei 2012 17:24 WIB
Jakarta - Cuaca Gunung Salak sore ini tidak bersahabat. Hujan lebat mengguyur sehingga kerja tim evakuasi tertunda. Adapun untuk Tim SAR Rusia diberi waktu maksimal 3 hari lagi untuk berpikir lagi apakah akan mencari puing pesawat dan korban Sukhoi SuperJet 100 sendiri atau tidak.

"Saat ini Anda tahu kondisinya hujan deras. Sementara saya hentikan untuk pencarian ataupun turun ke lembah. Karena saya tak mau ambil risiko. Pukul 14.00 WIB saya minta untuk berhenti di tempat karena hujan, tak boleh ke mana-mana sampai hujan reda. Karena situasi yang tidak memungkinkan untuk kegiatan mereka selanjutnya," kata Danrem 061 Surya Kencana, Kolonel (Inf) AM Putranto, kepada wartawan di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/5/2012).

Terkait keberadaan Tim SAR Rusia, AM Putranto memberikan waktu maksimal 3 hari lagi untuk melakukan kerjanya. Setelah itu mereka diperbolehkan memilih mencari sendiri atau diserahkan ke aparat Indonesia.

"Sesuai dengan permintaan, kami fasilitasi sampai 3 hari. Jadi 2 hari ke depan saya masih stand by di sini, mungkin mereka butuh konsultasi saya dan saya siap bantu mereka. Dan alhamdulillah sampai saat ini mereka bisa menerima dengan baik apa yang kita fasilitasi. Tentunya saya membutuhkan dukungan dari pihak terkait untuk memberi dukungan mereka. Selanjutnya kami serahkan kepada mereka, apakah lanjut atau diserahkan kepada kami," ujar Putranto.

Pihak Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan Tim SAR Rusia apa saja yang diinginkan.

"Nanti malam saya koordinasi lagi dengan mereka, apa keinginan mereka, kita ikuti sesuai dengan petunjuk Kabasarnas yang disampaikan tadi," beber Putranto.

(asp/vit)