Jago Merah Lahap Stasiun Radio & Rumah Warga di Samarinda

Jago Merah Lahap Stasiun Radio & Rumah Warga di Samarinda

Robert - detikNews
Jumat, 18 Mei 2012 13:44 WIB
Jago Merah Lahap Stasiun Radio & Rumah Warga di Samarinda
Samarinda - Jago merah mengamuk di Samarinda, Kalimantan Timur. Stasiun radio swasta dan beberapa rumah marga tak luput dari jilatan api. Dalam keadaan panik, warga berusaha menyelamatkan barang-barangnya.

Kebakaran terjadi di kantor sekaligus ruang studio stasiun radio swasta Gema Nirwana serta 6 rumah warga di Jl Letjend S Parman RT 30, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/5/2012). Keterangan yang dihimpun detikcom di lokasi, api mulai berkobar sekitar pukul 08.30 WITA.

Sebelumnya terlihat kepulan asap dari atap bangunan rumah yang berada di belakang kantor radio tersebut. Api berkobar dengan cepat dan menyambar bangunan lain di sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya cepat. Ada asap di atap rumah, cepat berubah jadi kobaran api," kata warga setempat, Syamsul, kepada detikcom di lokasi kejadian.

Meski kantor sekaligus studio radio swasta tersebut berada di pinggir jalan utama, namun bangunan di belakangnya merupakan kawasan pemukiman padat penduduk. Kontan kejadian itu membuat ratusan warga panik dan berupaya sesegera mungkin mengevakuasi barang-barang yang berada dalam rumah mereka.

"Yang penting menyelamatkan barang-barang penting seperti dokumen-dokumen dulu Pak. Kalau tidak bisa menyelamatkan barang lain, apa boleh buat," timpal warga lainnya yang juga berada di lokasi kejadian.

Sedikitnya 20 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi di Samarinda, diturunkan untuk melakukan pemadaman. Dibantu warga, api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam kemudian.

"Yang lain minggir. Yang cuma nonton, jangan menghalangi jalan petugas pemadam. Minggir! Minggir!" seru petugas pemadam kepada warga.

Sedangkan Lurah Temindung Permai, Suharso, saat ditemui wartawan membenarkan sekitar 6 rumah warga serta kantor dan ruang studio Radio Gema Nirwana, hangus terbakar.

"Ada 13 KK atau sekitar 34 jiwa kehilangan tempat tinggal. Api diduga dari atap lantai 2, belakang bangunan kantor dan ruang studio Gema Nirwana," kata Suharso.

"Tidak ada korban dari kejadian ini. Sementara korban ditampung di tetangga-tetangga, sambil menunggu didirikan posko darurat," ujar Suharso.

Di lokasi kejadian, kini terpasang garis batas Polisi untuk memudahkan penyelidikan yang dilakukan aparat Polresta Samarinda. Belum diketahui nilai kerugian akibat musibah tersebut.

(/)


Berita Terkait