Minibus bernopol H 1732 BC tersebut membawa rombongan satu keluarga dari Dukuh Candi, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang. Mereka berencana melayat ke rumah kerabat yang meninggal di Dukuh Karangduwet, Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota.
Namun sesampai di Dukuh Ringinsari, Desa Penggung, Boyolali Kota, minibus tersebut mengalami kecelakaan, Rabu (16/5/2012) sore. Kecelakaan di jalanan kampung itu terjadi ketika minibus berusaha menghindari sepeda motor dari arah berlawanan yang melaju kencang dan berjalan agak ke tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuh orang itu adalah Agung Haryono (sopir minibus), Aslamia (istri sopir), Selvia (bayi berusia 3 bulan/anak sopir), Sutarni (orangtua sopir), Ana Hartati, Jalil, dan Upik. Dua korban terakhir hanya mengalami luka ringan.
Evakuasi terhadap sopir Agung Haryono sempat mengalami kesulitan karena tubuhnya terjepit bodi mobil. Agung mengalami patah tulang kaki kiri dan luka cukup serius. Beberapa korban lainnya juga harus mendapatkan perawatan khusus karena mengalami benturan keras.
(mbr/trw)











































