PPP Sepakat Presidential Threshold Dihapus

PPP Sepakat Presidential Threshold Dihapus

- detikNews
Rabu, 16 Mei 2012 15:30 WIB
PPP Sepakat Presidential Threshold Dihapus
Jakarta - PPP sepakat Presidential Threshold dihapus atau minimal disamakan dengan Parliamentary Threshold. PPP berharap ada banyak capres di Pilpres 2014.

"Sikap PPP, dalam posisi mendorong dilakukannya perubahan Pasal 9 yang jadi syarat Presidential Threshold. Kita berpikir posisi 2014 dan 2004 transisi kepemimpinannya sama. Kalau tetap 20 persen, tidak akan banyak alternatif. Sementara sekarang yang maju di kancah politik adalah aktivis 98, sudah empat kali pemilu. PPP usulkan agar PT dikembalikan ke 2004, atau 3,5 persen," kata Sekjen PPP M Romahurmuziy.

Hal ini disampaikan Romi, demikian disapa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Pilpres 2004, menurut Romi, SBY maju Pilpres karena Presidential Threshold rendah. Ada baiknya pemilu 2014 dibuka ruang lebih luas untuk capres 2014.

"Kalau kemudian ada kekhawatiran penurunan akan banyak calon membabi buta, nyatanya di 2004 nggak begitu. Berilah rakyat banyak pilihan," katanya.

(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads