Rekonstruksi di RSPAD, Irene 'Kill Bill' Tak Ikut Menyerang

Rekonstruksi di RSPAD, Irene 'Kill Bill' Tak Ikut Menyerang

Dhurandhara - detikNews
Rabu, 16 Mei 2012 13:30 WIB
Rekonstruksi di RSPAD, Irene Kill Bill Tak Ikut Menyerang
Jakarta -

Para tersangka kasus penyerangan di rumah duka RSPAD memperagakan 30 adegan. Dalam rekonstruksi ini masing-masing tersangka punya perannya sendiri-sendiri. Sedangkan Irene 'Kill Bill' tidak turut menyerang.

Pantauan detikcom di RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2012), pukul 11.20 WIB, 10 tersangka bersiap-siap memulai rekonstruksi. Kurang lebih 191 personel gabungan berjaga di sekitar rumah duka RSPAD.

Adegan pertama tampak Irene Sophia Tupessy 'Kill Bill' bersama suaminya Herry menunggu di RSPAD. Irene lantas menelepon tersangka Edo. Tak lama Edo tiba bersama tersangka lain, Rein Penturi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edo, Rein, Irene, dan Herry kemudian berjalan menuju rumah duka blok A. Sesampainya di sini, mereka menemui Edoy, pihak lain yang merupakan saksi sekaligus korban. Edo sempat bertanya kepada Edoy di mana Jefry, saksi korban.

Edoy mengatakan Jefry ada di parkiran RSPAD. Edo lalu meminta Herry memanggilkan Jefry. Herry kemudian berjalan menuju parkiran dan bertemu Jefry. Namun Jefry tidak mau mengikuti ajakan Herry untuk bertemu Edo.

Mendengar itu, Herry kembali ke rumah duka blok A bertemu Edo. Herry menjelaskan kepada Edo bahwa Jefry tidak mau bertemu. Edo akhirnya menelepon seseorang untuk datang ke RSPAD.

Beberapa tersangka lain seperti Tony Poceratu alias Ongen, Abraham Tuhehai, Yongky Maslebu, dan Rely Petirulan, dan Heri tiba di RSPAD. Ongen, Abraham, Yongky, dan Rely tiba dengan menumpang taksi. Sementara Heri datang dengan mobil Toyota Kijang warna hijau.

Di dalam mobil Toyota Kijang ini, Heri sudah membawa sejumlah senjata tajam. Sedangkan 4 tersangka yang menumpang taksi tidak membawa senjata. Saat keempatnya turun dari taksi, Irene langsung membayar argo taksi tersebut.

Semuanya kemudian berkumpul di rumah duka blok A. Semua tersangka kecuali Irene, lalu menyerang Jefry ke parkiran.

Saat reka ulang penyerangan, Irene dibawa ke mobil tahanan karena pada kejadian 23 Februari 2012 itu dia tidak turut menyerang. Rekonstruksi selesai sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol AR Yoyol mengatakan tujuan digelarnya rekonstruksi ini adalah untuk memberikan dan meyakinkan hakim urutan kejadian secara detail.

"Kita masih mencari tiga tersangka lagi," ujar Yoyol.

(gus/nrl)


Berita Terkait