"Diagendakan minggu depan, karena saat ini masih konsentrasi untuk evakuasi. Kita nggak mau mengganggu KNKT dan Basarnas," ujar anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2012).
Sekretaris Fraksi PAN itu mengatakan, saat ini Basarnas dan KNKT masih fokus pada evakuasi korban. Namun pihaknya akan meminta klarifikasi jatuhnya Sukhoi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teguh menuturkan, pihaknya juga akan meminta Kemenhub mengevaluasi penerbangan secara keseluruhan. Tujuannya agar tidak terulang insiden-insiden penerbangan.
KNKT, lanjut Teguh, juga harus bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan publik. Dia juga berharap KNKT terbuka akan hasil penyelidikan jatuhnya pesawat itu.
"Agar masyarakat tidak penasaran dan bisa menjadi kontrol," ucap Teguh.
Sukhoi menabrak tebing Gunung Salak dalam joy flight pada Rabu (9/5) lalu. Dilaporkan 45 orang ikut dalam penerbangan itu. Tim SAR dan Basarnas telah menemukan beberapa kantung jenazah di sekitar Gunung Salak. Black Box juga sudah ditemukan di dasar jurang.
(nik/nrl)











































