Muhaimin: 1 Mei Akan Jadi Hari Libur

Muhaimin: 1 Mei Akan Jadi Hari Libur

M. Rizal - detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 22:38 WIB
Muhaimin: 1 Mei Akan Jadi Hari Libur
Jakarta - Setelah melihat peringatan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional selama 3 tahun terakhir dan setelah mendengar tuntutan kelompok-kelompok buruh, pemerintah akan mengkaji kemungkinan 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional.

"Saya sudah mengusulkan bahwa 1 Mei sebagai hari libur nasional. Dalam pertemuan 3 menteri nanti akan dibahas secara khusus minggu ini," jelas Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam rilisnya yang disampaikan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada detikcom, Selasa (15/5/2012).

Dalam peringatan hari buruh yang lalu, kelompok-kelompok buruh menuntut penghapusan sistem outsourcing, pelaksanaan upah layak dan pelaksanaan UU BPJS secara konsisten. Mereka juga membentuk Majelis Pekerja Buruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mari kita buat sejarah bersama-sama, pemerintah dan buruh, untuk menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Di negara-negara lain sudah menjadi hari libur dan saya kira kalau kita berikan 1 hari libur untuk buruh hal yang wajar. Apalagi mengingat jumlah mereka yang besar," tegasnya di hadapan Forum Wartawan Kemenakertrans di Puncak, Bogor itu.

1 Mei sudah diperingati sebagai hari libur di banyak negara. Pada tahun ini, peringatan hari buruh di Eropa dan Amerika Serikat diikuti oleh jutaan buruh dan diwarnai sejumlah insiden kekerasan. Hal ini terjadi karena krisis finansial yang terus menghantui dua kawasan ini.

"Saya ingin ajak buruh merayakan hari libur nasional bersama-sama tahun depan dengan damai dan produktif," kata Cak Imin serius.

(zal/mad)


Berita Terkait