Golkar: Presidential Threshold Tak Perlu Dikurangi

Golkar: Presidential Threshold Tak Perlu Dikurangi

- detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 16:58 WIB
Golkar: Presidential Threshold Tak Perlu Dikurangi
Jakarta - Partai Golkar menolak revisi UU Pilpres dengan mengurangi presidential threshold (PT) yang sudah diatur sebelumnya sebesar 20 persen hasil Pemilu Legislatif (Pileg).

"Kita tetap 20 persen, karena semua itu sudah berjalan sebaik-baiknya. Ya tentunya capres yang kita harapkan bisa 4-5 capres yang bisa masuk untuk meramaikan pilpres 2014," kata Ketua Fraksi Golkar DPR, Setya Novanto, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Menurutnya, presidential threshold 20 persen sudah angka yang proporsional. Partai perlu berkoalisi untuk mengajukan capres jika tidak mencapai ambang batas syarat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masalah pemilihan presiden itu sedang kita bahas. Kalau yang terdahulu kan masih 20 persen. Ya kita tentunya sampai sekarang masih 20 persen kursi dan itu cukup ideal," kata Novanto.

Pemikiran Golkar sama dengan PD dan PDIP. PD dan PDIP juga menolak wacana penghapusan presidential threshold.

Sementara itu partai menengah seperti PAN dan PKS mendorong Presidential Threshold dipangkas. Keduanya menginginkan pilpres 2014 diramaikan banyak capres.

(van/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads