"Kunjungan antar parlemen. Kelompok parlemen urusan Portugal. Kali ini ada yang izin ke Portugal," kata Ketua FPPP Arwani Thomafi, Selasa (15/5/2012).
Kunjungan anggota DPR ke Portugal itu dilakukan mulai Senin (14/5). Arwani menyebut kunjungan dilakukan anggota DPR bersama kelompoknya, tidak pergi seorang diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pihak PPI menilai kunjungan kerja DPR sejak Senin (14/5) seyogyanya bersifat transparan dan diumumkan secara luas baik sebelum maupun pada saat pelaksanaan kegiatan. PPI Portugal mengaku tidak mendapatkan informasi baik di website DPR ataupun pemberitahuan dari pihak-pihak terkait mengenai tujuan dan agenda dari kunjungan tersebut.
"Menengarai adanya kesengajaan yang dilakukan untuk menutupi kunjungan kerja DPR sebagai upaya penghindaran dari sikap kritis dan pembungkaman atas fungsi kontrol elemen mahasiswa. Hal tersebut membuat urgensi dan kejelasan pelaksanaan program kerja menjadi tidak jelas serta rentan terhadap segala bentuk penyelewengan," tutur Ketua Departemen Politik dan Kajian Strategis PPI, Basir S, dalam siaran pers.
(van/ndr)










































