"Sampai hari ini pemeriksaan sudah sampai 27 kantong selesai. Kami akan melakukan rekap terhadap semua hasil. Hasilnya akan kami laporkan pada press conference besok siang," jelas Direktur Eksekutif DVI Indonesia Kombes Pol Anton Castilani di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (15/5/2012).
Ketika ditekankan kembali apakah semua proses identifikasi dilalui, termasuk tes sidik jari dan DNA, Anton menjawab, "Iya, sudah semua, sudah semua".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"27 Kantong itu terdiri dari 22 kantong body parts dan 5 kantong properti," jelas Anton sambil menambahkan bahwa tidak ada bagian tubuh yang utuh.
Sementara pakar identifikasi DNA Rusia, Prof Ivanov, dikatakan Anton, belum datang ke Indonesia. Ivanov baru tiba Selasa malam ini.
"Dia bekerja memang untuk membantu proses identifikasi DNA," jelas Anton.
Sementara Kepala RS Polri Sukanto Brigjen Pol Agus Prayitno menegaskan, yang selesai hari ini adalah pemeriksaan postmortem. Berikut wawancara wartawan dengan Agus Prayitno:
Bagaimana dengan pemeriksaan jasad hari ini?
Hari ini tadi pagi kita menerima 2 kantong jenazah. Di mana yang satu adalah properti, jadi sampai dengan saat ini sudah 27 kantong jenazah, di mana 5 adalah properti dan 22 berisi body parts. Untuk proses yang lain masih berlanjut. Belum ada perkembangan yang berarti, masih diolah.
Pak Anton Castilani mengatakan 27 kantong jasad sudah selesai diidentifikasi atau sudah selesai diperiksa?
Hari ini selesai untuk pemeriksaan postmortem.
Itu untuk semuanya, termasuk DNA dan sidik jari?
Iya, jadi data untuk postmortem selesai hari ini.
Pengambilan sampel sampai ke DNA-nya?
Sampai ke DNA. Diambil sampel DNA-nya. Nanti kan perlu proses tuh. Tidak hanya kita ambil saja, tetapi melalui laboratorium.
Berarti hasil DNA-nya belum ada?
Belum ada, masih diproses di laboratorium Pusdokkes Polri yang ada di Cipinang.
Apakah pakar DNA Rusia Prof Ivanov, sudah datang?
Yang dari Rusia sampai saat ini belum sampai. Diperkirakan nanti malam. Dia bergabung dengan tim kita untuk memeriksa DNA. Dia khusus ahli DNA.
Nanti Pak Ivanov melakukan apa saja di sini, memeriksa DNA WNI atau persisnya seperti apa?
Sifatnya internasional. Mereka membantu kita ya kita terima. Kita selalau berkerja sama secara internasional. Sifatnya seperti itu.
Jumlah korban yang dinyatakan meninggal sudah ada belum?
Belum. Ya kan belum ada identifikasi yang pasti.
Jadi sampai sekarang belum diketahui dong Pak?
Belum kan masih dicocokkan, harus dicocokkan dengan data antemortem dan sekarang proses itu sedang berlangsung. Jadi bisa dibilang sekarang itu processing data. Kita masih menunggu hasil proses DNA-nya. Seperti dikatakan kemarin, proses DNA butuh waktu 2 minggu.
Berarti proses postmortem sudah selesai hari ini dan yang sedang berlanjut mencocokkan dengan antemortem?
Jadi seperti kemarin saya katakan, untuk data postmortem ini kan ada beberapa ahli. Itu dikumpulin sendiri-sendiri, dia rapat sendiri-sendiri menentukan ini adalah data postmortem. Kalau sudah collecting data postmortem ini selesai, digabungkan dengan data ante-mortem baru dicocokkan.
Berarti untuk postmortem hari ini selesai?
Untuk yang hari ini kita rasa sudah selesai
Rekonstruksi tubuh menunggu identifikasi ?
Iya menunggu identifikasi selesai. Setelah identifikasi selesai baru kita lakukan rekonstruksi.
Kapan bisa tahu nama-namanya?
Belum masih dalam proses.
(nwk/nrl)











































