Netralisir Konflik, Masjid di Medan Dibangun Setahun Setelah Dirobohkan

Netralisir Konflik, Masjid di Medan Dibangun Setahun Setelah Dirobohkan

Khairul Ikhwan - detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 14:52 WIB
Netralisir Konflik, Masjid di Medan Dibangun Setahun Setelah Dirobohkan
Medan -

Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan membangun kembali Masjid Al Ikhlas, Medan, yang sempat dirobohkan tahun lalu. Peletakan batu pertama pembangunan masjid itu diharapkan dapat menetralisir konflik yang sempat terjadi selama beberapa waktu.

Usai peletakan batu pertama pembangunan masjid itu, Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjend TNI Lodewijk F Paulus menyatakan, masjid seluas 400 meter persegi ini dibangun dengan dasar niat baik.

"Mari kita jadikan masjid ini sebagai sarana pemersatu umat. Dengan dibangunnya masjid ini, semoga dapat menetralisir potensi konflik yang ada," kata Pangdam Lodewijk dalam kesempatan yang dihadiri Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan sejumlah ulama, Selasa (15/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan masjid yang diperkirakan menghabiskan biaya Rp 826,4 juta tersebut, dilakukan persis setahun setelah masjid itu dirobohkan Mei tahun lalu. Perubuhan dilakukan karena lahan masjid yang merupakan milik Kodam itu ditukargulingkan dengan pengembang.

Di lahan itu semula terdapat kantor Perhubungan Kodam (Hubdam) dan masjid Al Ikhlas. Kemudian kantor Hubdam dipindahkan ke Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, dan di sana juga Kodam membangun satu unit masjid yang dinamakan Al Ikhlas.

Namun perobohan masjid yang berlangsung pada masa Pangdam Mayjen TNI Leo Siegers tersebut, mendapat protes dari kalangan umat Islam. Aksi demo terus berlanjut menentang perubuhan masjid itu terus berlanjut, dan di lokasi lama salat Jumat tetap dilakukan.

Kodam juga membangun satu unit lagi masjid seluas 995 meter persegi yang juga bernama Al Ikhlas di Jl. Timor ujung, terpaut sekitar 300 meter dari lokasi lama, namun hal itu tidak diterima. Akhirnya Kodam membangun kembali masjid Al Ikhlas di lokasi semula.

(rul/trw)


Berita Terkait