Boediono: Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda Sangat Penting

Boediono: Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda Sangat Penting

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 12:22 WIB
Boediono: Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda Sangat Penting
Jakarta - Wakil Presiden Boediono menegaskan pentingnya untuk fokus pada pembukaan lapangan kerja bagi generasi muda. Oleh karenanya, Boediono mengajak semua pengusaha Indonesia untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Dunia pengusaha dan pemerintah memfokuskan masalah lapangan kerja bagi generasi muda. Saya sangat menyambut hal ini," ujar Boediono di depan para pengurus KADIN di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (15/45/2012).

Menurut Boediono, penciptaan lapangan kerja adalah tugas bersama. Sebab, ia menambahkan, pemerintah mempunyai lapangan kerja yang terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengangguran bagi generasi muda itu masalah global. Kelompok usia muda yang beresiko menganggur 3 kali lipat. Kelompok umur inilah riskan untuk tidak dapat kerja dan ini berlaku di semua negara," terangnya.

Salah satu yang perlu dilakukan untuk menampung tenaga kerja adalah dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional berarti harus ada ekspansi dunia usaha.

"Itu adalah fakta, tinggal kita mengarahkan pertumbuhan ekonomi ke arah yg baik. Kuncinya investasi," kata Boediono.

Boediono juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi 6,5 persen belumlah cukup dan perlu digenjot hingga 7 sampai 8 persen. "Kita anggap ini tugas kita bersama pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Salah satu yang menjadi masalah bagi generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan adalah masalah informasi. Boediono menyebutkan masalah informasi ini kadangkala diabaikan.

"Di sana tersedia pekerjaan, di sini ada kemampuan mengisi. Tidak ada koneksi antara demand dan supply," terangnya.

Masalah kedua adalah soal kemampuan atau skill. Menurut Boediono, skill tersebut dibutuhkan untuk menangkap demand dan supply bagi tenaga kerja dan penyedia usaha.

"Ketiga, struktur dari pasar tenaga kerja yang perlu kita buat sedemikian rupa sehingga proses demand dan supply yang baik. Jangan sampai ada sekat-sekat yang memberikan hambatan bagi angkatan muda kita untuk masuk. Kalau mau peduli jangan sampai ada hambatan. Ini adalah masa depan kita," kata Boediono.

(tfq/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads